Advertise

mitra solusindo. Diberdayakan oleh Blogger.
 
Tampilkan postingan dengan label pulsa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pulsa. Tampilkan semua postingan
Kamis, 19 April 2012

Tes Air Liur untuk Deteksi Kanker Mulut

0 comments
Mitra-solusindo.com , Jakarta - Kanker mulut memang kurang dikenal luas. Hal ini memunculkan kekhawatiran dari beberapa ilmuwan di Amerika Serikat karena banyak pasien yang tidak menyadari gejalanya namun tahu-tahu meninggal karenanya.

Seorang dokter bedah di Michigan State University, Barry Wenig pun mempelopori pengembangan sebuah tes dengan menggunakan air liur yang sederhana dan murah untuk deteksi dini kanker mulut.

Wenig yang juga profesor di College of Human Medicine's Department of Surgery dan pemimpin proyek ini bekerjasama dengan Delta Dental of Michigan's Research and Data Institute untuk menyusun data dan merekrut para dokter gigi yang nantinya membantu percobaan yang dilakukan Wenig dan timnya.

Studi ini akan mendaftar 100-200 pasien yang memiliki lesion (jaringan tidak normal) putih atau adanya jaringan yang tumbuh di dalam mulut dan daerah amandelnya untuk diuji sebagai bagian dari percobaan klinis.

Dalam percobaan ini nantinya Wenig dan timnya akan mencari biomarker atau tanda-tanda biologis tertentu yang sebelumnya diidentifikasi oleh para peneliti di UCLA. Biomarker inilah yang mengkonfirmasi adanya kanker mulut.

Dengan menciptakan tes dengan air liur yang sederhana dan mampu mengidentifikasi kehadiran biomarker, dokter umum dan dokter gigi bisa mengetahui pasien mana yang memerlukan perawatan dan pasien mana yang bisa menghindari biopsi (tes yang melibatkan penghapusan sel atau jaringan untuk pemeriksaan) invasif yang tidak perlu.

"Sebagian besar lesionnya jinak sehingga mayoritas penderita malah mendapatkan biopsi yang sebenernya tidak perlu," ujar Wenig seperti dilansir dari medindia, Rabu (18/4/2012).

"Sebaliknya, tes sederhana akan memungkinkan kita untuk mengidentifikasi pasien dengan lesion ganas dan mendorong pasien untuk mendapatkan pengobatan lebih cepat," ungkapnya.

Kanker mulut memiliki tingkat kelangsungan hidup yang rendah karena lambatnya deteksi dini. Wenig pun berkata: Hanya 60 persen pasien yang hidup lebih dari lima tahun setelah diagnosis. Bahkan diantara para pria kulit hitam, tingkat kelangsungan hidupnya kurang dari 38 persen.

"Tantangan utama untuk mengurangi tingkat kematian dan morbiditas kanker mulut adalah untuk mengembangkan strategi identifikasi dan deteksi penyakit saat masih berada pada tahapan yang sangat dini," katanya.

Selain Delta Dental's Research and Data Institute untuk memantau perkembangan proyek ini, Wenig juga berkolaborasi dengan PeriRX, perusahaan asal Pennsylvania yang akan mensponsori percobaan ini bersama FDA.

"Tes ini bersifat non-invasif karena pasien hanya perlu meludah dalam sebuah cangkir. Kemudahan tes ini pun akan memperluas kemampuan kita untuk memindai lesion kanker secara efektif," papar Wenig.

Wenig mencatat, "Sekarang ini belum ada pemindaian dini untuk mendeteksi sebagian besar kanker yang terjadi di kepala dan leher sehingga tes ini bisa menjadi inovasi yang luar biasa."

Selain itu, tes ini berpotensi menghemat biaya perawatan kesehatan karena jumlah biopsinya bisa dikurangi, tambahnya.

Editor:  Rahma Lillahi Sativa | RayNa
   [Detik.com] COPYRIGHT © Mitra Solusindo 2012

Informasi pemasangan iklan
hubungi RayGa - telp. 0356712614 / 085645229854
atau klik di sini
Read more...
Kamis, 22 Maret 2012

Kerugian Pencurian Pulsa Lebih dari Rp 1 Triliun

0 comments
Mitra-Solusindo.com , Jakarta - Pihak kepolisian mengaku masih bekerja keras untuk membongkar kasus pencurian pulsa. Sedikit demi sedikit, polisi telah mengulik misteri kasus kejahatan yang menimbulkan kerugian lebih dari Rp 1 triliun ini.

"Kerugiannya triliunan, di atas Rp 1 triliunan lah," tukas Kabareskrim Mabes Polri Komjen Sutarman saat ditemui di Kejagung, Jumat (22/3/2012).

Sutarman memang tidak merinci jumlah kerugian yang sudah masuk dalam angka fantastis tersebut. Namun dikatakannya, hal itu bisa dilihat dari beragamnya penawaran layanan konten premium yang menjejali masyarakat.

"Contoh misalnya ada produk Mama Lauren, kalau Anda ingin mendapatkan jodoh, ketik 'Reg Mama' kirim ke nomor sekian. Nah, itu satu produk, bisa ratusan miliar uang yang masuk. Yang masuk dari masyarakat. Waktu Reg gampang, waktu Unregnya susah," jelasnya.

Polisi kini berusaha untuk membuktikan apakah ada unsur kesengajaan atau tidak dalam urusan Unreg yang sering dikeluhkan masyarakat. "Anda misalnya secara sadar mengakses, berarti ada persetujuan. Cuma persoalan belakangan, sudah Unreg kemudian dikirim terus," Sutarman memaparkan.

"Teman-teman juga begitu kan, tak terasa dirugikan, saya juga mungkin. Kadang kita tidak sadar tahu-tahu ada ringtone, kita tidak tahu darimana dikirimkan ringtone itu. Begitu kita tidak mengakses tahu-tahu ringtonenya jalan terus, kena bayar. Seperti itu contohnya. Sudah berapa juta ringtone yang disebarkan, dan berapa juta pelanggan yang dikenakan?" ia menandaskan.

Kasus pencurian pulsa yang diusut Bareskrim Mabes Polri sendiri saat ini sudah menetapkan tiga orang tersangka. Mereka ada KP yang merupakan salah seorang Vice President di Telkomsel, Dirut PT Media Play dengan inisial WMH dan Dirut PT Colibri dengan inisial NHB.

Apakah ada kemungkinan tersangka bakal bertambah? "Ya kita akan maksimalkan penyidikan," pungkas Sutarman.
( riz / ash )

Editor:  M Rizki Maulana  - RayNa
   [Detik.com] COPYRIGHT © 2012

Informasi pemasangan iklan
hubungi RayGa - telp. 0356712614 / 085645229854
atau klik di sini
Read more...
Rabu, 07 Maret 2012

Commuter Electronic Ticket Laris Manis

0 comments
Mitra-Solusindo.com , Bekasi - Sebanyak 900 penumpang telah menukarkan kartu trayek bulanan kereta rel listrik Commuter Jabodetabek ke Kartu Commet (Commuter Electronic Ticket) di Stasiun Bekasi, Jawa Barat, hingga Februari 2012.

Menurut Petugas Pengawas Loket Stasiun Bekasi, Suladi di Bekasi, Selasa, para penumpang tersebut hanya menukarkan kartu lamanya dengan commet. Sementara proses pengisian ulang pulsa perjalanan baru bisa dilakukan per Maret 2012.

"Tahap awal penukaran berlangsung Februari sampai akhir Maret dengan jatah dari pusat 900 kartu per bulan. Jumlah tersebut termasuk normal, tidak terlalu sepi dan tidak juga ramai," ujarnya.

Menurut dia, penumpang yang mempunyai kartu trayek bulanan (KTB) per Januari-Februari 2012 tinggal datang ke-35 stasiun yang ditunjuk PT KAI untuk penukaran Kartu Commet.

Pelanggan harus membawa KTB, fotokopi identitas diri yang masih berlaku, dan mengisi formulir di stasiun tempat penukaran Kartu Commet.

Suladi mengatakan, pengisian pulsa Commet membutuhkan biaya Rp258.000 per bulan. Pulsa tersebut akan memperoleh pemotongan setiap kali penumpang naik kereta senilai Rp6.000 per tujuan.

Menurut dia, kartu tersebut juga berfungsi sebagai kunci masuk ke area stasiun melalui 12 pintu elektrik yang terpasang masing-masing enam pintu di bagian selatan dan enam pintu di utara.

"Calon penumpang cukup menempelkan kartu Commet di panel pemindaian dan pintu akan bisa diputar masuk. Selain kartu tersebut, pintu tak akan bisa dibuka kecuali oleh petugas berwenang," katanya.

(KR-AFR/S004)

Editor: Desy Saputra
   [ANTARA News] COPYRIGHT © 2012

Informasi pemasangan iklan
hubungi Yunita - telp. 0356712614 / 085645229854
atau klik di sini
Read more...
 
Mitra Solusindo News © 2011 DheTemplate.com & Main Blogger. Supported by Makeityourring Diamond Engagement Rings

You can add link or short description here