Advertise

mitra solusindo. Diberdayakan oleh Blogger.
 
Jumat, 20 Januari 2012

Pasien Jantung Tak Perlu Takut Bercinta

0 comments
Mitra-solusindo.com , Jakarta - Penderita jantung banyak yang memiliki kekhawatiran akan keselamatan jiwanya ketika berhubungan seks. Memang ada beberapa kasus penderita penyakit jantung yang tiba-tiba mengalami serangan ketika bercinta, bahkan beberapa di antaranya sampai meregang nyawa.

American Heart Association baru-baru ini mengeluarkan pernyataan bahwa aktivitas seksual umumnya tidak berbahaya bagi penderita penyakit jantung. Tapi, pasien harus diperiksa oleh dokter terlebih dahulu dan menyadari bahwa penyakit jantungnya dapat menyebabkan masalah, terutama jika tidak terkontrol.

Asosiasi tersebut juga memperingatkan bahwa perlu ada penelitian lebih dalam tentang bagaimana pengaruh aktivitas seksual terhadap sistem kardiovaskular perempuan dan lansia yang memiliki kondisi tertentu.

"Kenyataannya adalah pada kebanyakan pasien, risikonya cukup rendah. Pada kebanyakan pasien penyakit jantung yang stabil, cukup aman bagi mereka untuk berpartisipasi dalam aktivitas seksual. Aktivitas tersebut sebanding dengan olahraga ringan sampai sedang seperti berjalan atau naik tangga," kata peneliti, Dr. Glenn Levine, profesor kedokteran di Baylor College of Medicine.

Para peneliti melaporkan bahwa kemungkinan serangan jantung terkait dengan aktivitas seksual hanya kurang dari 1 %. Bagi orang yang telah mengalami serangan jantung, melakukan aktivitas seksual meningkatkan risiko serangan jantung atau kematian dengan kemungkinan 10 sampai 30 orang dari 1 juta orang per jam.

Penelitian telah menemukan bahwa kematian mendadak akibat serangan jantung sangat jarang terjadi selama aktivitas seksual. Tapi ketika terjadi, hampir selalu menimpa pria yang melakukan seks di luar nikah, dan dalam banyak kasus dilakukan dengan pasangan yang lebih muda, dalam suasana yang asing, dan setelah mengkonsumsi makanan dan alkohol berlebih.

"Tentu saja ada beberapa pasien yang memiliki gejala tidak stabil atau berat. Yang lebih penting bagi mereka adalah menjadi stabil dan diobati sebelum melakukan setiap kegiatan fisik yang bersiko,"  kata Levine seperti dilansir HealthDay, Jumat (20/1/2012).

Para peneliti juga menegaskan bahwa aktivitas seksual aman dilakukan oleh orang-orang yang menderita angina ringan (nyeri dada) dan penderita penyakit katup jantung ringan atau sedang dengan gejala ringan atau tidak ada. Aktifitas seksual juga masih aman bagi orang-orang yang mengalami atrial fibrilasi (detak jantung tidak teratur) dan pengguna alat pacu jantung.

Beberapa penelitian telah menghubungkan obat jantung dengan disfungsi ereksi. Namun asosiasi jantung itu menegaskan bahwa penelitian baru-baru ini tidak secara langsung menghubungkan obat jantung modern dengan kondisi tersebut.

"Jika pasien jantung aktif berolahraga dan tidak memiliki gejala, maka masih tidak apa-apa berhubungan seks. Jika sering memiliki nyeri dada, sesak napas, dan jantung berdebar, maka sebaiknya tidak berhubungan seks. Dan jika berada di antara keduanya, dokter dapat melakukan beberapa tes untuk membantu mencari tahu apakah seks masih aman," kata Dr. Reena Pande, ahli jantung di Brigham dan Rumah Sakit Wanita di Boston.


(pah/ir)
Editor : Putro Agus Harnowo
   [Detik.com] COPYRIGHT © 2012

Leave a Reply

 
Mitra Solusindo News © 2011 DheTemplate.com & Main Blogger. Supported by Makeityourring Diamond Engagement Rings

You can add link or short description here