Advertise

mitra solusindo. Diberdayakan oleh Blogger.
 
Sabtu, 17 Desember 2011

Brimob Toyor Pengacara, LBH Jakarta Minta Kapolda Beri Sanksi Tegas

0 comments
Mitra-solusindo.com, Jakarta - LBH Jakarta meminta Kapolda Metro Jaya beri sanksi tegas kepada anggotanya yang menoyor pengacara LBH Jakarta. Selain itu, Kapolda juga diminta menarik seluruh pasukanya yang berada di sekitar gedung LBH Jakarta.

"Meminta Kapolda menjatuhkan hukuman yang setimpal dan melakukan pembinaan terhadap personel kepolisian yang bersikap arogan," kata Direktur LBH Jakarta, Nurkholis Hidayat dalam siaran pers yang diterima detikcom, Sabtu (17/12/2011).

Menurut LBH Jakarta, anggota Brimob yang hendak menggunakan fasilitas publik atau musala di LBH Jakarta dilarang membawa senjata. Kebijakan ini diambil karena banyak pencari keadilan yang datang ke LBH Jakarta adalah korban kekerasan yang juga dilakukan oleh aparat kepolisian. Keberadaan korps Brimob di areal LBH Jakarta dengan bersenjata lengkap membuat para korban kembali trauma.

"Kami meminta Kapolda untuk tidak lagi melakukan gelar pasukan dan pertunjukan kekuatan yang tidak perlu dan tidak proporsional dalam melakukan pengamanan aksi demosntrasi," ucap Nurkholis.

Seperti diketahui, puluhan anggota Brimob bersenjata lengkap berjaga mengamankan aksi demonstrasi. Tetapi mereka memasuki halaman LBH Jakarta di Jalan Diponegoro 74, Jakarta tanpa izin dengan tetap memanggul senjata lengkap.

"Kalau cuma ikut makan di kantin silakan. Tapi dengan membawa senjata, kami tidak mengizinkan. Ini kan juga bisa memberikan psikologi buruk kepada masyarakat yang akan ke LBH Jakarta. Oleh karenanya, kami berinisiatif memasang tulisan dilarang memasuki pekarangan orang tanpa izin," tutur pengacara LBH Jakarta, Sidik.

Saat menempel tulisan inilah, terjadi adu mulut. Dia dihampiri seorang anggota Brimob. Terjadilah adu mulut. Lantas puluhan Brimob lainnya mengerubungi Sidik hingga dada mereka saling tempel dan jarak muka keduanya tinggal beberapa senti saja.

"Lalu komandan mereka akhirnya melerai dan meminta anak buahnya keluar," kisah Sidik.

Saat keluar itulah, beberapa dari mereka mengeluarkan kata-kata kotor. Serta menendang pagar halaman LBH Jakarta. Kemudian, tangan seorang anggota Brimob melayang menoyor kepala Sidik.


(asp/anw) - detiknews @ 2011

Leave a Reply

 
Mitra Solusindo News © 2011 DheTemplate.com & Main Blogger. Supported by Makeityourring Diamond Engagement Rings

You can add link or short description here