Mitra-solusindo.com, Jakarta - Ros (40) mengalami pemerkosaan di saat ia sedang mendapat haid. Akibatnya, Ros mengalami luka berat di bagian kemaluannya.
"Selain pemerkosaan juga ada penganiayaan luka berat, di bagian kemaluan," kata Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya, AKBP Helmi Santika saat ditemui di RS Polri Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (17/12/2011).
Menurut Helmi, kening Ros sebelah kiri juga memar karena saat pelaku hendak melakukan kekerasan, Ros sempat memberontak.
"Dia berontak dan dipukul pelaku," ujarnya.
Menurut Helmi, saksi-saksi dalam kasus ini cukup minim. Adanya saksi sesudah kejadian terjadi.
"Petugas PJR yang menolong, ada 3 orang. Tapi kan menolongnya setelah kejadian," ucapnya.
Helmi mengatakan, jika pelaku sudah ketangkap, maka akan dilakukan pengecekan forensik melalui darah. "Bisa sperma dan bisa darah," imbuhnya.
(gus/anw) - detiknews @ 2011
"Selain pemerkosaan juga ada penganiayaan luka berat, di bagian kemaluan," kata Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya, AKBP Helmi Santika saat ditemui di RS Polri Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (17/12/2011).
Menurut Helmi, kening Ros sebelah kiri juga memar karena saat pelaku hendak melakukan kekerasan, Ros sempat memberontak.
"Dia berontak dan dipukul pelaku," ujarnya.
Menurut Helmi, saksi-saksi dalam kasus ini cukup minim. Adanya saksi sesudah kejadian terjadi.
"Petugas PJR yang menolong, ada 3 orang. Tapi kan menolongnya setelah kejadian," ucapnya.
Helmi mengatakan, jika pelaku sudah ketangkap, maka akan dilakukan pengecekan forensik melalui darah. "Bisa sperma dan bisa darah," imbuhnya.
(gus/anw) - detiknews @ 2011







